Satu-satunya Tim Indonesia Tersisa di AFC Cup 2019, PSM Makassar Siap Taklukan Becamex Binh Duong di Laga Semifinal

Natya , 9 bulan yang lalu
710
Foto: PSM Makassar

Klub sepakbola profesional runner up Liga 1 2018 lalu, yakni PSM Makassar, saat ini menjadi satu-satunya tim sepakbola asal Indonesia yang masih tersisa di ajang kompetisi bergengsi Asia Football Cup 2019 Zona Asean (AFC Cup 2019 Zona Asean). Setelah juara utama Liga 1 2018 lalu, Persija Jakarta, telah tersisih pada babak penyisihan.

Foto: PSM Makassar

“Kami bangga, saat ini PSM Makassar menjadi satu-satunya tim asal Indonesia yang masih tersisa di AFC Cup. Kami akan menjalani pertandingan semifinal melawan Becamex Binh Duong di Vietnam pada 19 Juni nanti. Mohon doa dan dukungan dari semua suporter dan pecinta sepakbola Indonesia, untuk bisa memenangkan pertandingan ini nanti. Ini bukan lagi soal kebanggaan tim Makassar saja, tetapi kebanggaan kita semua sebagai wakil Indonesia di AFC Cup 2019,” kata CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin (13/6), di Makassar.

 

Menurut Munafri Arifuddin, tim-nya telah menambah program latihan lebih intensif untuk menghadapi pertandingan nanti. PSM Makassar mencatat prestasi bagus selama babak penyisihan Zona Asean, dengan 4 kali menang dan 2 kali imbang, dalam 6 kali pertandingan.

 

“Kami sebelumnya belum pernah bertemu dengan Becamex Binh Duong, jadi yang kami tahu ya hanya dari melihat rekaman pertandingan mereka sebelumnya. Ini salah satu klub papan atas Vietnam, jadi pasti bagus. Tetapi dengan catatan pertandingan kami selama babak penyisihan yang bagus, kami optimis, kita akan menaklukan klub asal Vietnam ini. Apalagi, PSM Makassar ini adalah klub sepakbola tertua di Asia, berdiri sejak 1915, jadi tentu kami akan semaksimal mungkin menunjukkan pengalaman kami yang sudah sangat panjang,” tambah Munafri Arifuddin.

 

Sedang partai semifinal AFC Cup 2019 Zona Asean yang sebelah, yakni antara Ceres Negros (Filipina) vs Hanoi FC (Vietnam). Pemenang dari kedua partai semifinal ini, akan bertemu di laga final, untuk merebutkan tiket mengikuti final AFC Cup 2019 mewakili Zona Asean.

 

Prestasi PSM Makassar sendiri di ajang liga sepakbola profesional benua Asia, di antaranya masuk 8 besar Liga Champions Asia 2000. Liga Champions Asia adalah kompetisi antar klub-klub juara liga profesional di masing-masing negara Asia. Sedangkan AFC Cup adalah kompetisi antar klub-klub runner-up liga profesional di masing-masing negara Asia. Yang sistem kompetisinya dibagi dalam beberapa zona. Klub Indonesia masuk dalam Zona Asean.

 

Sedangkan dalam Kompetisi Liga 1 2019 wilayah timur hingga pekan ke-4 saat ini, PSM Makassar juga mencatatkan prestasi bagus dengan menempati posisi ketiga, alias belum pernah terkalahkan dan juga belum pernah gawangnya kebobolan gol. Hampir semua pertandingan kandang (home) untuk menjamu lawan-lawannya, yang digelar di Stadion Andi Mattalata Mattoangin, Makassar, selalu dipenuhi dengan ribuan suporter-nya yang loyal.

 

PSM Makassar Terapkan E-ticketing

Bekerjasama dengan perusahaan manajemen tiket online KiosTix, terhitung mulai awal musim Kompetisi Liga 1 2019 ini, PSM Makassar juga telah menerapkan sistem e-ticketing untuk semua pertandingan kandang (home) di Stadion Andi Mattalata Mattongin, Makassar.

 

“Dengan e-ticket memang semakin meningkatkan efisiensi layanan tiket pertandingan di Stadion Andi Mattalata Mattoangin. Sehingga, kami harapkan akan semakin mendorong suporter lebih berminat datang dan melihat langsung pertandingan PSM Makassar. Kini, ditambah dengan prestasi PSM Makassar di laga AFC Cup 2019 yang membanggakan bagi sepakbola profesional nasional, tentu akan semakin meningkatkan value dan minat penonton sepakbola mendatangai stadion,” ujar CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin.

 

Menurut Andhika Soetalaksana, Vice President Sales dan Partnership KiosTix, minat suporter PSM Makassar untuk melihat langsung setiap pertandingan yang digelar di Stadion AM Mattoangin sangat tinggi, karena hampir semua tiket yang tersedia selalu ludes labih awal. “Nonton di Stadioan AM Mattoangin, itu seperti nonton di Stadion Anfield. Meriah dan antusias. Hampir semua suporter tuan rumah memakai jersey home, sehingga suasana kemeriahan dalam stadion terasa semarak dan patriotik,” tambah Andhika Soetalaksana.

 

KiosTix adalah perusahaan menajemen tiket dan penyedia tiket pertunjukan. Selain dengan PSM Makassar, KiosTix saat ini juga menangani banyak manajemen tiket dan penjualan tiket event-event besar lain, seperti konser musik, pertandingan olahraga, dan paket wisata. Beberapa event besar yang pernah digarap KiosTix diantaranya tiket Asian Games 2018, Soundrenaline, Wave of Tomorrow, Asean Football Champions (AFC), Kenny G Concert, Soundsations, Raisa Intimade Concert, Konser Iwan Fals, Festival Meranoia, dan lain-lain.

Menurut Andhika Soetalaksana, Kiostix merupakan pionir start-up tiket hiburan di Indonesia. Berdiri sejak 2012. Sampai kini sudah menangani lebih 900 event dan menjual lebih 10 juta tiket.  Dengan menggunakan teknologi sistem tiket paling mutakhir seperti tiket thermal, wristband, dan penjualan online lewat www.kiostix.com maupun tiket box.

Agenda KiosTix

Meranoia Festival (22 Juni 2019), Seminar News Up Date Food Labelling in Indonesia (25 Juni 2019), Tiba-tiba Suddenly Sobat Misqueen & Missking (25 Juni 2019), Jakarta HR Forum (26 Juni 2019), Belitung’s Comedy Live Show (5 Juli 2019), Prambanan Jazz Festival 2019 (05 Juli 2019), Cut Above The Rest (17 Juli 2019), Jakarta International Comedy Festival (3-4 Agustus 2019), Cravier (9 Agustus 2019), LANY Live in Jakarta (13 Agustus 2019), Soundfest 2019 (24 Agustus 2019), Bvoice 22nd Anniversary (31 Agustus 2019), Hodgepodge Superfest 2019 (31 Agustus-1 September 2019), F1 Singapore Airline Singapore Grand Prixe (20 September 2019), Miss Tourism Worldwide 2019 (21 September 2019), Indonesia Scooter Festival #3 2019 (21 September 2019), Overly 2019 (21 September 2019), MotoGP Thailand 2019 (4 Oktober 2019), Shell Malaysia Motorcycle Grand Prix 2019 (01 Nopember 2019), tiket Shuttle Bus RapidKL Moto GP Sepang 2019 (3 Nopember 2019), LOKATARA Music Festival 2019 (23 Nopember 2019).

RiARiA.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE Komentar Komentar